Efek Negatif Menkonsumsi Parasetamol Sebagai Obat
Parasetamol atau yang
dikenal juga dengan sebutan asetaminofem merupakan obat pereda nyeri yang sudah
lama dipakai dan dimanfaatkan dalam dunia pengobatan di seluruh dunia, namun
baru-baru ini para hali kesehatan dunia menemukan bebarapa efek samping yang
amat berbahaya akibat dari parasetamol ini.
Parasetamol ditengarai
mempunyai efek samping berbahaya bagi kesehatan berbagai organ tubuh manusia,
para peneliti mengatakan bahwa di antara efek yang berhasil diidentifikasi dari
penggunaan parasetamol adalah timbulnya gangguan pada sisitem pernafasan,
kecendrungan anak yang dilahirkan mempunyai efek ADHD (hiperaktif), juga
masalah gangguan kesehatan pada jantung dan juga ginjal.
Beberapa pasien lainnya
juga sebagaimana dirilis Dailymail mempunyai gangguan pada sisitem perdarahan
serta gangguan pada lambung setelah mengkonsumsi parasetamol sebagai alternatif
pengobatan.
Dr.C.William yang
memimpin langsung penelitian mengatakan bahwa hasil berbagai riset yang
dilakukan oleh pakar kesehatan dunia menunjukkan bahwa parasetamol memilki efek
samping berbahaya bagi kesehatan oragan tubuh manusia, oleh karena itu para
dokter dunia perlu mempertimbangkan penggunaan secara universal dari
asetaminofem ini dalam penanganan pertama pada penyakit yang disertai nyeri.
Bahkan seorang dokter
Inggris yang diminta keterangan oleh Koran Pulse Inggris sempat mengatakan
bahwa mulai sekarang ini dia akan berhenti memberikan obat pereda rasa nyeri
parasetamol kepada pasinnya. “Jauh lebih baik seandainya dia menhahan rasa
nyeri dan sakitnya atau menggigit sepotong kayu dari pada si pasien meminum
parasetamol sebagai pereda rasa nyeri itu.” Cetus salah seorang dokter ni.
Selain gangguan pada
system pernapasan dan juga pada lambung, para ahli juga mencatat bahwa gangguan
lain yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan berlebih terhadap parasetamol adalah
gangguan serius pada ginjal, resiko serangan jantung, stroke dan perdarahan
gastrointestinal.
MHRA (Badan pengawasan
obat dan kesehatan) Inggris diberitakan
sedang melakukan penelitian dan riset mendalam terkait pengaruh dan efektifitas
penggunaan parasetamol sebagai obat pertama penanganan berbagai penyakit,
lembaga ini juga meneliti sejauh mana efek negative yang bisa ditimbulkan oleh
penggunaan berlebih dari obat parasetamol atau asetaminofem ini.


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda