Sabtu, 06 Desember 2014

Efek Negatif Menkonsumsi Parasetamol Sebagai Obat



Parasetamol atau yang dikenal juga dengan sebutan asetaminofem merupakan obat pereda nyeri yang sudah lama dipakai dan dimanfaatkan dalam dunia pengobatan di seluruh dunia, namun baru-baru ini para hali kesehatan dunia menemukan bebarapa efek samping yang amat berbahaya akibat dari parasetamol ini.
Parasetamol ditengarai mempunyai efek samping berbahaya bagi kesehatan berbagai organ tubuh manusia, para peneliti mengatakan bahwa di antara efek yang berhasil diidentifikasi dari penggunaan parasetamol adalah timbulnya gangguan pada sisitem pernafasan, kecendrungan anak yang dilahirkan mempunyai efek ADHD (hiperaktif), juga masalah gangguan kesehatan pada jantung dan juga ginjal.
Beberapa pasien lainnya juga sebagaimana dirilis Dailymail mempunyai gangguan pada sisitem perdarahan serta gangguan pada lambung setelah mengkonsumsi parasetamol sebagai alternatif pengobatan.
Dr.C.William yang memimpin langsung penelitian mengatakan bahwa hasil berbagai riset yang dilakukan oleh pakar kesehatan dunia menunjukkan bahwa parasetamol memilki efek samping berbahaya bagi kesehatan oragan tubuh manusia, oleh karena itu para dokter dunia perlu mempertimbangkan penggunaan secara universal dari asetaminofem ini dalam penanganan pertama pada penyakit yang disertai nyeri.
Bahkan seorang dokter Inggris yang diminta keterangan oleh Koran Pulse Inggris sempat mengatakan bahwa mulai sekarang ini dia akan berhenti memberikan obat pereda rasa nyeri parasetamol kepada pasinnya. “Jauh lebih baik seandainya dia menhahan rasa nyeri dan sakitnya atau menggigit sepotong kayu dari pada si pasien meminum parasetamol sebagai pereda rasa nyeri itu.” Cetus salah seorang dokter ni.
Selain gangguan pada system pernapasan dan juga pada lambung, para ahli juga mencatat bahwa gangguan lain yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan berlebih terhadap parasetamol adalah gangguan serius pada ginjal, resiko serangan jantung, stroke dan perdarahan gastrointestinal.
MHRA (Badan pengawasan obat dan kesehatan) Inggris  diberitakan sedang melakukan penelitian dan riset mendalam terkait pengaruh dan efektifitas penggunaan parasetamol sebagai obat pertama penanganan berbagai penyakit, lembaga ini juga meneliti sejauh mana efek negative yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan berlebih dari obat parasetamol atau asetaminofem ini.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda