Sabtu, 06 Desember 2014

3 Aplikasi Android Untuk Menyimpan Aplikasi Ke Memori Eksternal



Bagai sebagain penggemar Android, keterbatasan memori penyimpanan internal menjadi masalah tersendiri, begitu banyaknya aplikasi-aplikasi menarik terkadang mentok akibat memori internal yang kecil itu, namun sebenarnya ada banyak aplikasi-aplikasi gratis yang bisa anda manfaat untuk memindahkan sebuah aplikasi pada android anda dari memori internal ke memori eksternal berupa microSD, berikut ulasan lengkapnya:
1.Move Apps
Aplikasi istimewa ini sangat berguna bagi anda yang ingin memindahkan aplikasi-aplikasi interal ke memori eksternal, Move Apps ini akan mengelompokkan aplikasi yang ada ke beberapa kategori, kategori All Apps, Moveable, Phone Only dan SDCard.
Demi membuat praktis proses pemindahan aplikasi, Move Apps menampilkan fitur list yang mengatur secara otomatis kategori dan macam-macam aplikasi yang bisa dipindah sesuai dengan susunan dan urutan abjad, aplikasi bagus ini jugu makan memberikan anda pesan notifikasi jika anda mendownload aplikasi baru yang bisa dipindah ke memori eksternal.
Aplikasi ini bisa anda unduh dengan cuma-cuma di Google Play Store.
2.AppsSD Easy
Aplikasi besutan Bazinga! Ini memberikan tampilan fitur yang terbilang jauh lebih baik dari pada Move Apps, di samping menampilkan daftar aplikasi yang bisa dipindah dari emeori internal ke microSD, juga menampilkan daftar aplikasi yang tidak seharusnya dipindahkan lengkap dengan alasannya.
Sebagai contoh saja, ketika ada widget penting yang sedang anda pakai, lalu anda ingin memindahkan widget ini ke microSD, anda akan diberikan peringatan bahwa widget ini seandainya jadi dipindah ke memori eksternal akan menyebabkannya tidak bekerja secara maksimal.
Aplikasi istimewa ini juga menyediakan menu pemindahan dua aplikasi sekaligus ke memori eksternal atau microSD, anda tertarik memanfaatkan aplikasi khusus ini, silahkan anda download di Google Play Store secara gratis alias cuma-cuma.
3.App Mgr III
Ini dia aplikasi yang paling lengkap menampilkan berbagai menu dan fitur pemindahan aplikasi dari memori internal ke microSD, dengan tampilan menu-menu yang sama seperti dua aplikasi sebelumnya, aplikasi besutan Sam Lu ini menambahkan menu lain yaitu fitur App Manager dan juga menu Hide App yang terdapat pada menu utama.
Anda pakai App Manager untuk memindahkan sebuah aplikasi dari memori internal ke memori eksternal atau bisa juga anda memindahkan lebih dari satu aplikasi sekaligus, disediakan juga fitur batch uninstalling untuk memindahkan sebuah aplikasi yang tidak diinginkan.
Aplikasi App Manger bisa anda uduh dengan gratis di Googel Play Store.

Nikmati Keindahan Alam Bersama Toyota Rush



Saya ini termasuk orang yang suka dengan kegiatan ekstrim. Ya, walau nggak ekstrim-ekstrim banget ya. Tapi setidaknya, rasa keingintahuan gue untuk mencoba hal-hal baru yang berbau ekstrim itu cukup tinggi. Selagi gue rasa masih mampu untuk dilakukan, apapun itu pasti akan gue coba. Lumayan kan buat memacu adrenalin. Ya, namanya juga laki! Hahahah. Selain dapat memacu adrenalin, buat gue hal-hal yang berbau ekstrim juga dapat memberikan pengalaman baru dan seru! Kita akan dihadapkan dengan berbagai tantangan yang tentunya tidak akan kita lupakan begitu saja. Eits, tapi wajib diingat ya. Kegiatan yang berbau ekstrim umumnya memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ketika akan melakukan kegiatan yang berbau ekstrim, kita harus selalu waspada, yakni dengan mengantisipasi hal terburuk apa yang akan terjadi. Bagaimanapun juga, keselamatan adalah hal yang wajib untuk diutamakan. Percuma dong kalo niatnya pengen have fun tapi ujung-ujungnya malah bikin kita celaka, hehehe…
Nah, ngomong-ngomong soal kegiatan ekstrim,gue pengen banget tuh yang namanya melakukan petualangan seru di pulau Dewata bali, gue ingin kelling-keliling melihat pantai-pantai di sana, sawah-sawah indah dan segala yang permai di situ.
Mobil Rush adalah mobil tangguh yang sangat oke bagi para petualang seperti saya, sudah mobilnya tangguh, bodinya oke punya lagi, tak perlu khawatir lagi dengan kenyamanan, semuanya ada pada mobil Rush.

Efek Negatif Menkonsumsi Parasetamol Sebagai Obat



Parasetamol atau yang dikenal juga dengan sebutan asetaminofem merupakan obat pereda nyeri yang sudah lama dipakai dan dimanfaatkan dalam dunia pengobatan di seluruh dunia, namun baru-baru ini para hali kesehatan dunia menemukan bebarapa efek samping yang amat berbahaya akibat dari parasetamol ini.
Parasetamol ditengarai mempunyai efek samping berbahaya bagi kesehatan berbagai organ tubuh manusia, para peneliti mengatakan bahwa di antara efek yang berhasil diidentifikasi dari penggunaan parasetamol adalah timbulnya gangguan pada sisitem pernafasan, kecendrungan anak yang dilahirkan mempunyai efek ADHD (hiperaktif), juga masalah gangguan kesehatan pada jantung dan juga ginjal.
Beberapa pasien lainnya juga sebagaimana dirilis Dailymail mempunyai gangguan pada sisitem perdarahan serta gangguan pada lambung setelah mengkonsumsi parasetamol sebagai alternatif pengobatan.
Dr.C.William yang memimpin langsung penelitian mengatakan bahwa hasil berbagai riset yang dilakukan oleh pakar kesehatan dunia menunjukkan bahwa parasetamol memilki efek samping berbahaya bagi kesehatan oragan tubuh manusia, oleh karena itu para dokter dunia perlu mempertimbangkan penggunaan secara universal dari asetaminofem ini dalam penanganan pertama pada penyakit yang disertai nyeri.
Bahkan seorang dokter Inggris yang diminta keterangan oleh Koran Pulse Inggris sempat mengatakan bahwa mulai sekarang ini dia akan berhenti memberikan obat pereda rasa nyeri parasetamol kepada pasinnya. “Jauh lebih baik seandainya dia menhahan rasa nyeri dan sakitnya atau menggigit sepotong kayu dari pada si pasien meminum parasetamol sebagai pereda rasa nyeri itu.” Cetus salah seorang dokter ni.
Selain gangguan pada system pernapasan dan juga pada lambung, para ahli juga mencatat bahwa gangguan lain yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan berlebih terhadap parasetamol adalah gangguan serius pada ginjal, resiko serangan jantung, stroke dan perdarahan gastrointestinal.
MHRA (Badan pengawasan obat dan kesehatan) Inggris  diberitakan sedang melakukan penelitian dan riset mendalam terkait pengaruh dan efektifitas penggunaan parasetamol sebagai obat pertama penanganan berbagai penyakit, lembaga ini juga meneliti sejauh mana efek negative yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan berlebih dari obat parasetamol atau asetaminofem ini.